Beritareportase.com – Popularitas di dunia hiburan memang tak selalu berjalan lurus. Ada masa ketika lampu panggung meredup, jadwal manggung menghilang, dan tepuk tangan hanya tinggal kenangan. Fase itulah yang kini tengah dijalani penyanyi dangdut Yessy Bintang.
Di tengah sepinya pekerjaan, Yessy Bintang memilih jujur pada publik tentang kondisi hidup yang sedang ia hadapi. Bukan untuk mengeluh, melainkan sebagai pengingat bahwa di balik sorotan dunia entertainment, ada manusia biasa yang harus terus bertahan.
Yessy Bintang mengakui pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Usaha yang runtuh, karier yang melambat, dan tekanan ekonomi datang bersamaan. Namun satu hal yang membuatnya tetap berdiri adalah tanggung jawabnya sebagai ibu.

“Selama ini aku berjuang untuk anak-anak. Aku pernah jatuh bangun, bahkan sempat hancur usaha dan karier aku. Tapi aku tetap berjuang lagi,” ungkap Yessy Bintang.
Kini, ketika panggung dangdut tak seramai dulu, Yessy Bintang beradaptasi dengan dunia digital. Ia aktif melakukan siaran langsung di TikTok sebagai cara untuk tetap bertahan secara finansial. Baginya, tak ada pekerjaan yang memalukan selama dilakukan dengan niat yang baik dan usaha yang jujur.
Sebagai seorang ibu tunggal, Yessy Bintang menyadari hidup tak pernah lepas dari ujian. Dulu ia merasakan kenyamanan, kini harus memulai kembali dari bawah. Namun justru di situlah ia menemukan kekuatan baru.
“Aku sebagai ibu harus bisa dan sabar. Dulu hidup lebih enak, sekarang aku jatuh bangun lagi,” ujar Yessy Bintang dengan nada reflektif.
Tinggal di Jakarta bersama anak-anak menjadi sumber kebahagiaan tersendiri. Kebersamaan sederhana itu cukup untuk menguatkan langkahnya, meski keadaan belum sepenuhnya pulih.

Menjelang Ramadan, Yessy Bintang tetap menggenggam harapan. Ia percaya setiap doa dan kerja keras akan menemukan jalannya. Harapannya sederhana: ada pekerjaan yang datang, ada keberkahan yang mengalir, dan ada pahala di setiap perjuangan yang ia jalani sebagai ibu.
Di tengah industri hiburan yang keras dan penuh persaingan, kisah Yessy Bintang menjadi pengingat bahwa keteguhan, kesabaran, dan cinta pada keluarga sering kali menjadi panggung terbesar dalam kehidupan. (doni)

+ There are no comments
Add yours