Beritareportase.com – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2026, kebutuhan masyarakat akan perawatan diri yang sehat dan aman justru menunjukkan tren peningkatan. Hal ini dirasakan langsung oleh dr. Sona Sulistyo, M. Biomed praktisi estetika yang memastikan klinik kecantikannya tetap beroperasi normal selama bulan puasa.
Menjelang Ramadan, permintaan treatment kecantikan meningkat signifikan. Banyak pasien datang dengan tujuan sederhana namun penting: tampil segar, sehat, dan percaya diri saat menjalani ibadah puasa hingga menyambut Lebaran.
“Alhamdulillah, sebelum puasa cukup banyak pasien yang melakukan treatment. Biasanya mereka ingin wajah terlihat lebih fresh saat Ramadan dan Idulfitri,” ujar dr. Sona Sulistyo, M. Biomed, Senin (17/2/2026).
Menjawab kekhawatiran masyarakat soal perawatan kecantikan selama puasa, dr. Sona Sulistyo, M. Biomed menegaskan bahwa kliniknya tetap buka dengan jam operasional yang sama seperti hari biasa. Ia memastikan seluruh treatment dilakukan dengan pendekatan medis yang aman dan menyesuaikan kondisi tubuh selama berpuasa.

“InsyaAllah klinik tetap buka. Kami ingin tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien yang ingin tampil cantik dan percaya diri selama Ramadan,” jelas dr. Sona Sulistyo, M. Biomed.
Dalam perspektif kesehatan dan lifestyle, perawatan diri selama Ramadan tak sekadar soal estetika, tetapi juga bagian dari menjaga kesehatan kulit di tengah perubahan pola tidur, asupan cairan, dan aktivitas harian.
Selain menjalankan praktik klinik, dr. Sona Sulistyo, M. Biomed juga aktif sebagai pengajar. Selama Ramadan, ia berencana menyesuaikan jadwal mengajar agar tetap seimbang dengan aktivitas ibadah. “Kemungkinan akan ada penyesuaian jam mengajar supaya bisa lebih fokus menjalani ibadah,” katanya.
Penyesuaian ritme kerja ini mencerminkan gaya hidup sehat selama Ramadan: mengenali batas tubuh, mengatur energi, dan tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan fisik maupun spiritual.
Tak hanya fokus pada klinik, Ramadan juga menjadi momen refleksi dan berbagi bagi dr. Sona Sulistyo, M. Biomed. Ia telah menyiapkan agenda sosial berupa kegiatan berbagi takjil dan dukungan untuk masyarakat sekitar. “InsyaAllah ada kegiatan berbagi takjil dan support untuk sekitar. Semoga bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
Sona Sulistyo, M. Biomed juga berkomitmen untuk lebih rutin mengikuti kajian selama Ramadan sebagai bagian dari perawatan mental dan spiritual. “Di bulan puasa ini ingin lebih diwajibkan lagi untuk diri sendiri agar ibadahnya lebih maksimal,” tambahnya.
Dalam konteks lifestyle modern, keseimbangan antara self-care, spiritual care, dan social care menjadi nilai yang semakin relevan.
Di tengah kesibukan sebagai dokter, pengajar, dan pengusaha, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Ramadan menjadi momentum bagi dr. Sona Sulistyo, M. Biomed untuk lebih dekat dengan anak-anak dan keluarga kecilnya. “Doa dari anak-anak itu kekuatan tersendiri,” tuturnya.
Pendekatan ini menegaskan bahwa kesehatan holistik bukan hanya tentang tubuh, tetapi juga hubungan emosional dan ketenangan batin.
Memasuki tahun 2026, dr. Sona Sulistyo, M. Biomed memiliki target besar untuk mengembangkan klinik kecantikannya dengan membuka cabang baru. Namun baginya, pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan pertumbuhan pribadi. “Targetnya membuka cabang berikutnya. Intinya jangan pernah menyerah dan jangan terjebak masa lalu,” tegasnya.
Dengan semangat tersebut, dr. Sona Sulistyo, M. Biomed berharap dapat terus fokus pada keluarga sekaligus mengembangkan karier di dunia estetika medis.
Bagi masyarakat yang ingin tetap merawat diri selama Ramadan tanpa mengganggu ibadah, klinik milik dr. Sona Sulistyo, M. Biomed tetap melayani seperti biasa. “Yang mau tampil cantik dan kece, silakan mampir. InsyaAllah kami siap melayani,” pungkasnya. (donz; foto dpss)

+ There are no comments
Add yours