Beritareportase.com – Suasana dini hari di bulan Ramadan 1447 H menjadi saksi proses kreatif penyanyi dangdut jebolan ajang Pantura Asep AS saat mempersiapkan single terbarunya berjudul Sok Sahur. Lagu bernuansa Dangdut Koplo Beat ini direkam pada Senin pagi (23/02/2026) di Alls Syndicate Studio, kawasan Koja, Jakarta Utara, tepat di waktu-waktu yang identik dengan sahur dan persiapan ibadah puasa.
Pemilik nama lengkap Asep Arya Sentanu ini tiba di studio sekitar pukul 01.00 WIB, membawa semangat sekaligus rasa penasaran terhadap warna musik baru yang akan ia bawakan. Proses take vokal dimulai pukul 02.30 WIB dan berlangsung hingga menjelang Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Bagi Asep AS, memilih waktu rekaman di jam sahur bukan tanpa alasan. Ia ingin benar-benar menyatu dengan suasana lagu yang mengangkat cerita orang-orang yang menjalani puasa Ramadan.

Dalam proses rekaman tersebut, Asep AS didampingi rERe Nazaruddin selaku pencipta lagu dan Lukman Hakim Almazs selaku arranger yang secara intens memberi arahan. Ini menjadi pengalaman baru baginya karena “Sok Sahur” tidak sepenuhnya dangdut koplo konvensional. Beat yang lebih cepat, energi rap, serta pengaturan napas yang ketat menuntut kesiapan fisik dan mental.
“Biasanya aku nyanyi koplo yang biasa, tapi kali ini beda. Di sini aku harus benar-benar siap stamina dan emosi,” ujar Asep AS.
Diakui oleh Asep AS sempat ragu di awal sesi rekaman, namun suasana studio yang cair dan penuh dukungan membuatnya perlahan menemukan ritme vokal yang pas.
Menariknya, demi kenyamanan dan totalitas penghayatan, pendingin ruangan studio sengaja dimatikan. Asep AS ingin merasakan kondisi yang lebih alami agar emosi vokalnya keluar dengan jujur. Dalam beberapa bagian, ia bahkan harus mengulang take vokal untuk menyesuaikan karakter suaranya dengan lirik yang penuh humor, sindiran, sekaligus refleksi diri.

Lagu “Sok Sahur” sendiri mengisahkan potret orang yang menjalankan puasa ikut sahur dengan penuh niat, namun diuji godaan di siang hari. Lirik-liriknya terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di bulan Ramadan, ketika iman dan kebiasaan sering kali saling bernegosiasi.
“Pas take vokal, aku ngerasa ini lagu relate banget sama kehidupan Ramadan. Kayak cerita orang-orang di sekitar kita, bahkan diri kita sendiri,” tutur Asep AS.
Pengalaman tersebut membuat proses rekaman bukan sekadar pekerjaan, melainkan momen refleksi personal.
Setelah mendengar hasil akhir rekaman, Asep AS mengaku terkejut sekaligus puas. Perpaduan vokal, beat koplo yang ceria, dan lirik yang jujur membuatnya semakin yakin bahwa single ini akan mudah diterima pendengar.

Di tengah kesibukan rekaman, Asep AS juga menyadari perubahan besar dalam cara ia memandang karya. Jika dulu ia hanya fokus bernyanyi, kini ia lebih terlibat dan peduli terhadap proses kreatif sejak awal. Baginya, “Sok Sahur” bukan sekadar lagu baru, melainkan penanda kedewasaan bermusik di perjalanan kariernya.
Dengan proses rekaman yang penuh energi, canda, dan kejujuran, Asep AS kini bersiap menyambut perilisan resmi “Sok Sahur”. Sebuah lagu yang lahir dari dini hari Ramadan dan diharapkan menemani banyak orang tertawa, merenung, sekaligus merasa “ini gue banget” saat menjalani puasa. (sulis; foto tcs)

+ There are no comments
Add yours