Santunan Anak Yatim di Malam Ramadan: Sri Yeyen Tegaskan Komitmen SK2 Berbagi Kepedulian

Jakarta | BeritaReportase.com —

Momentum bulan suci Ramadan kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat kepedulian sosial. Bertepatan dengan hari ke-25 Ramadan yang diyakini sebagai salah satu malam penuh keberkahan menuju Lailatul Qadar, Ketua Umum SK2, Sri Yeyen, menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim di Jakarta, Sabtu (15/3).

Kegiatan ini menghadirkan anak-anak yatim dari Yayasan Al Ikhwah dan keluarga besar SK2 dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, serta sarat nilai kemanusiaan. Para pengurus SK2, pengurus Yayasan Al Ikhwah, para ustad, hingga relawan turut hadir untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.

Momentum kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara pengurus organisasi sosial, tokoh agama, dan masyarakat. Kehadiran para anak yatim menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga.

Ketua Umum SK2, Sri Yeyen, menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk nyata komitmen sosial yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Berbagi dengan anak-anak yatim bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bagian dari hidup saya. Saya ingin selalu hadir bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Sri Yeyen dengan penuh ketulusan.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk menumbuhkan empati sosial sekaligus memperkuat nilai kebersamaan. Melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini, SK2 ingin mengajak lebih banyak pihak untuk ikut peduli terhadap anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Acara tersebut juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ustad. Doa dipanjatkan agar kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Pengurus Yayasan Al Ikhwah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh SK2 dan Sri Yeyen. Menurut mereka, dukungan terhadap anak-anak yatim sangat penting untuk menjaga semangat dan harapan masa depan mereka.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh rasa syukur, dan diwarnai senyum kebahagiaan dari anak-anak yatim yang menerima santunan. Momentum ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ke depan, Yayasan Al Ikhwah bersama SK2 berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim secara rutin setiap tahun. Program ini diharapkan mampu memperluas gerakan sosial yang berorientasi pada kepedulian dan kemanusiaan.

Di tengah tantangan kehidupan yang terus berkembang, kepedulian terhadap sesama tetap menjadi nilai yang tidak pernah kehilangan makna. Melalui langkah kecil yang konsisten, harapan bagi mereka yang membutuhkan akan selalu menemukan jalannya.

Pada akhirnya, santunan anak yatim bukan sekadar bantuan materi. Ia adalah simbol kasih sayang, harapan, dan komitmen kemanusiaan yang akan terus hidup selama masih ada hati yang tulus untuk berbagi.

Ramadan selalu mengajarkan satu hal penting: kebahagiaan sejati lahir dari kepedulian yang dibagikan kepada sesama. Ketika tangan saling memberi dan hati saling menguatkan, di situlah keberkahan menemukan maknanya.

)**Yuri / Foto Ist.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours