Irman Gusman Salurkan Beasiswa PIP Rp1,205 Miliar untuk 2.008 Siswa di Sumatera Barat, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Tumbang oleh Bencana

Padang (BeritaReportase) :

Senator Republik Indonesia asal Sumatera Barat, Irman Gusman, kembali menegaskan keberpihakan nyatanya pada dunia pendidikan. Melalui Program Indonesia Pintar (PIP), Irman menyalurkan beasiswa senilai Rp1,205 miliar kepada 2.008 siswa tingkat SD, SMP, dan SMK yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula SMP Negeri 3 Padang, Rabu (7/1).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Irman Gusman hadir didampingi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Padang, Camat Padang Barat, Lurah Pondok, Kepala SMP Negeri 3 Padang, serta para guru dan siswa penerima manfaat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi antara pusat dan daerah dalam memastikan akses pendidikan yang adil dan merata.

Tak hanya menyalurkan beasiswa PIP, mantan Ketua DPD RI dua periode itu juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp25 juta kepada SMP Negeri 3 Padang, sekolah yang pernah membentuk perjalanan intelektualnya. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kegiatan belajar serta mempercepat pengembangan sekolah secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Irman Gusman menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar bukan sekadar bantuan finansial, melainkan simbol kehadiran negara dalam menjaga hak dasar anak untuk mengenyam pendidikan. Menurutnya, pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama, terlebih di tengah proses pemulihan pascabencana galodo dan banjir bandang yang melanda Sumatera Barat pada akhir November lalu.

“Bencana boleh merusak fisik daerah dan itu bisa dibangun kembali. Namun bencana tidak boleh meruntuhkan harapan anak-anak kita. Pemulihan sejati adalah ketika mereka tetap belajar dan terus bermimpi, karena dari situlah masa depan Sumatera Barat disemai,” tegas Irman Gusman.

Sebagai Anggota Komite I DPD RI, Irman menilai keberlanjutan pendidikan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan menyiapkan pemulihan jangka panjang daerah. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi kepala daerah melalui penguatan sinergi kebijakan, agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sejak bencana melanda, Irman Gusman tercatat empat kali turun langsung ke lokasi terdampak. Selain menyalurkan 3,5 ton beras, ia juga memberikan berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari buku, tas, seragam, hingga sepatu, sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Irman menambahkan, penyaluran PIP telah dilakukan secara konsisten dari tahun ke tahun dan akan terus diperjuangkan agar jangkauannya semakin luas. Ia menargetkan pada tahun 2026, seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat dapat memperoleh alokasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara optimal dan merata.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah. Tugas saya sebagai senator adalah memastikan investasi itu benar-benar sampai kepada anak-anak Sumatera Barat,” pungkasnya.

Di tengah luka akibat bencana, langkah Irman Gusman menghadirkan pesan yang jelas dan menggugah: sekolah boleh terdampak, namun mimpi anak-anak Sumatera Barat tidak boleh runtuh. Dari ruang kelas sederhana, masa depan daerah ini kembali ditanam, dirawat, dan diperjuangkan—dengan keyakinan yang tak tergoyahkan.

Pendidikan adalah cahaya yang tak bisa dipadamkan oleh bencana apa pun, dan di sanalah harapan Sumatera Barat terus menyala.

)**Tjoek / Foto Ist.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours