Beritareportase.com – Ramadan selalu menghadirkan ruang untuk berhenti sejenak, merenung, dan menata ulang makna berbagi. Menyambut bulan suci tersebut, Sabiha Sjarief, CEO Delapanplus, tengah mempersiapkan sebuah program sosial yang sederhana namun penuh makna: berbagi takjil bersama para jurnalis.
Bagi Sabiha Syarief, setiap agenda Ramadan bukanlah rutinitas yang bisa disiapkan secara instan. Ia memandangnya sebagai proses batin yang membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, dan kepekaan membaca waktu. Dalam setiap langkah persiapan, ada refleksi tentang niat, tujuan, dan dampak yang ingin ditinggalkan.

“Untuk mempersiapkan acara Ramadan itu butuh proses. Ada kalanya saat kita membuka peluang, muncul momen-momen yang memang harus benar-benar disiapkan dengan matang,” kata Sabiha Sjarief di Jakarta.
Di balik rencana tersebut, Sabiha Sjarief tidak menutup mata pada tantangan yang dihadapi. Rintangan justru menjadi pengingat bahwa setiap niat baik memerlukan keteguhan dan keberanian untuk terus melangkah. Baginya, menyerah bukanlah pilihan.
“Saya berjuang untuk terus maju. Saya tidak boleh lemah. Walaupun penuh rintangan, saya harus tetap bisa melangkah ke depan,” ujar Sahiba Sjarief.
Lebih jauh, Sabiha Sjarief menekankan pentingnya kesadaran tujuan dalam setiap bentuk kepedulian sosial. Ia meyakini bahwa memahami arah dari sebuah niat baik akan membantu seseorang bertumbuh, baik secara pribadi maupun sosial.

“Ketika kita punya niat baik, seharusnya kita mengerti apa yang kita tuju. Ke depan, saya sebagai Sabiha Sjarief akan berusaha melakukan yang lebih baik lagi,” katanya.
Program berbagi takjil ini juga menjadi wujud perhatian Sabiha Sjarief terhadap dunia jurnalistik. Di tengah dinamika industri media yang terus berubah, ia ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat antara Delapanplus dan para jurnalis, bukan sekadar hubungan profesional, tetapi relasi yang saling menghargai.
Melalui momen berbagi di bulan Ramadan, Sabiha berharap nilai empati dan solidaritas dapat tumbuh, sekaligus memperkuat ikatan kemanusiaan yang kerap terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari.
“Menjelang Ramadan nanti, saya persiapkan program berbagi takjil bersama jurnalis. Ini akan menjadi momen untuk mengikuti dan mendukung perkembangan dunia jurnalistik,” pungkas Sabiha Sjarief.
Dengan langkah yang sederhana namun penuh makna, Sabiha Sjarief mengingatkan bahwa Ramadan adalah tentang merawat niat, menjaga empati, dan berbagi kebaikansatu takjil, satu perhatian, dan satu hubungan manusia pada satu waktu. (cahyo)

+ There are no comments
Add yours