Rarapawang Bagikan Cerita Hadiri Open House Lebaran Istana

Beritareportase.com – Suasana hangat Lebaran terasa kental di halaman Istana Negara saat ribuan masyarakat menghadiri acara halal bihalal dan open house pada 21 Maret 2026. Di antara para tamu yang datang dari berbagai latar belakang, hadir pula Rara Istiati Wulandari atau yang dikenal sebagai Rarapawang.

Melalui unggahan di akun Instagram @rarapawang_cahayatarot pada 22 Maret 2026, ia membagikan pengalamannya mengikuti tradisi open house yang digelar untuk masyarakat umum tersebut. Rara mengaku merasa bahagia bisa menjadi bagian dari momen silaturahmi di lingkungan Istana Negara.

“Rasanya bahagia bisa mengikuti open house di Istana Negara sebagai tamu umum bersama ribuan orang,” ujar Rara.

Dalam kesempatan itu, ia hadir bersama sejumlah rekannya, termasuk tokoh yang ia sebut sebagai Ibu Mangku serta komunitas dari Pura Agung Wira Satya Buana. Kehadiran mereka menambah warna keberagaman dalam perayaan Lebaran yang berlangsung di Istana.

Rara menyebut dirinya selama ini kerap terlibat dalam berbagai kegiatan besar sebagai tim doa maupun pawang hujan. Ia mengatakan peran tersebut sudah dijalani dalam sejumlah acara publik sejak beberapa tahun terakhir.

Rarapawang Bagikan Cerita Hadiri Open House Lebaran Istana

Menurut Rara, pengalaman menghadiri kegiatan di lingkungan Istana bukanlah hal yang mudah. Namun ia bersyukur pernah merasakan momen tersebut dalam beberapa periode pemerintahan. “Sejak era almarhum Jenderal Doni Monardo menjabat Danpaspampres, saya merasakan suasana open house di Istana dari era Presiden ke-6, Presiden ke-7, hingga Presiden ke-8,” ungkapnya.

Rara juga bersyukur silaturahmi dengan Danpaspampres di era sekarang selalu terlahir baik, bahkan menurut Rara, Jendral Edwin Sumantha sosok panutan teladan yang ramah dan baik.

Dalam unggahan tersebut, Rara juga menyinggung pengalamannya saat masa kampanye Pemilu 2024. Ia mengaku pernah memprediksi kemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam satu putaran.

Menurut Rara, prediksi tersebut ia sampaikan berdasarkan keyakinan spiritual yang ia jalani. “Atas izin Tuhan dan restu semesta, prediksi itu terbukti ketika sekarang mereka menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Selain suasana Lebaran dan pertemuan dengan masyarakat, Rara juga menyoroti kondisi cuaca saat acara berlangsung. Ia mengatakan sejak pagi hingga sore hari sekitar pukul 16.30 WIB, langit di kawasan Istana Negara terlihat cerah. “Saya menikmati cuaca cerah sejak pagi sampai sekitar pukul 16.30 di bawah langit Istana. Ketika sampai rumah, baru turun hujan,” ujarnya.

Bagi Rara, momen tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan karena sebelumnya kondisi cuaca di Jakarta cukup panas. Ia pun merasa bersyukur bisa menikmati suasana open house dengan cuaca yang bersahabat.

Lebih jauh, Rara juga menyinggung nilai toleransi yang menurutnya menjadi kekuatan masyarakat Indonesia. Ia mengaku banyak belajar dari berbagai tradisi spiritual dan keagamaan, termasuk dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Rara, ajaran Islam rahmatan lil alamin menjadi salah satu nilai penting yang menekankan sikap saling menghormati dan memberikan kebaikan bagi semua. “Dari NU saya belajar bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, yang membawa rahmat bagi seluruh alam,” tuturnya.

Rara juga mengingat pesan leluhur yang menurutnya menekankan pentingnya menjaga harmoni kehidupan. Ia menyebut nilai momong, asah, asih, dan asuh sebagai prinsip untuk saling merawat dan menghargai satu sama lain.

Menutup pernyataannya, Rara menyampaikan salam kedamaian yang menjadi ciri khasnya. “Salam rahayu, salam cahaya kasih sayang alam semesta,” pungkasnya. (cahyo)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours