Irman Gusman Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta ! BeritaReportase.com –

Senator RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman menegaskan pentingnya pengembangan sport tourism sebagai strategi memperkuat daya saing pariwisata nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Irman saat menghadiri peluncuran Geopark Run Series di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (22/5). Agenda tersebut turut dihadiri Menteri Pariwisata, sejumlah kepala daerah, sponsor dari beberapa bank nasional, serta media partner nasional.

Menurut Irman Gusman, peluncuran Geopark Run Series yang melibatkan empat daerah bukan sekadar menghadirkan ajang olahraga lari. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk membangun ekosistem pariwisata berkualitas dan berkelanjutan (quality and sustainable tourism) yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di daerah.

Mantan Ketua DPD RI dua periode itu menilai, sektor pariwisata saat ini telah mengalami transformasi besar. Pariwisata tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan telah berkembang menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional (domestic engine of growth).

“Sport tourism bukan lagi sekadar tren sesaat. Ini adalah salah satu sektor industri pariwisata dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar,” ujar Irman Gusman.

Ia menjelaskan, berbagai proyeksi industri global menunjukkan sektor sport tourism tumbuh sekitar 17,5 persen setiap tahun dan diperkirakan menyumbang lebih dari 10 persen belanja pariwisata dunia. Karena itu, Indonesia dinilai perlu lebih serius membangun event olahraga yang mampu menciptakan efek ekonomi langsung bagi masyarakat daerah.

Sebagai Ketua Dewan Pakar Bidang Ekonomi UMKM PP Muhammadiyah, Irman juga mengapresiasi capaian sektor pariwisata Indonesia yang berhasil mencatat devisa tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp305,47 triliun. Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa sektor pariwisata memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian nasional.

Ia optimistis target devisa pariwisata tahun 2026 sebesar 39,4 miliar dolar AS dapat tercapai apabila pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat mampu membangun kolaborasi yang kuat dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis pengalaman dan keberlanjutan.

Tak hanya berdampak secara ekonomi, Irman menilai Geopark Run Series juga memiliki nilai penting dalam membangun kesadaran lingkungan dan pelestarian warisan geologi (geo-heritage), terutama di kalangan generasi muda.

Kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan edukasi lingkungan disebutnya sebagai model pengembangan wisata masa depan yang relevan dengan kebutuhan global saat ini.

Irman Gusman berharap Geopark Run Series dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan destinasi geopark Indonesia ke tingkat internasional sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Pariwisata daerah harus naik kelas. Jika dikelola secara serius, profesional, dan kolaboratif, sektor ini dapat menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi bangsa,” tutup Irman Gusman.

Dengan potensi alam, budaya, dan kekayaan geopark yang dimiliki Indonesia, pengembangan sport tourism diyakini bukan hanya akan memperluas promosi wisata nasional, tetapi juga membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi inklusif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di daerah. Momentum ini menjadi penegas bahwa masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang pengalaman, keberlanjutan, dan kesejahteraan bersama.

Pariwisata yang terhubung dengan olahraga, budaya, dan pelestarian lingkungan bukan hanya menciptakan pergerakan wisatawan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi kebangkitan ekonomi daerah dan masa depan Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing global.

)**Tjoek / Foto Ist.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours