Alika Shafira Tampil di Boleh Gigs, Kembangkan Karier Musik

Beritareportase.com – Penyanyi pendatang baru Alika Shafira terus mengembangkan kiprahnya di industri musik Indonesia. Penampilannya di Boleh Gigs yang juga menjadi bagian dari Sigit Wardana Boleh Gigs Launching Showcase EP Eksisten!, Senin 12 Oktober di Glamz Antasari, Jakarta Selatan, merupakan salah satu perjalanan untuk memperkenalkan karakter musikal, mengasah kemampuan panggung, sekaligus membangun kedekatan dengan penikmat musik.

Bagi Alika Shafira, perjalanan sebagai penyanyi bukan sekadar merilis lagu, melainkan juga tentang keberanian untuk terus belajar, mengeksplorasi kemampuan, dan memperluas pengalaman bermusik. Melalui kesempatan tampil di berbagai panggung, ia berupaya membangun identitas sebagai penyanyi wanita yang mampu berkembang mengikuti perjalanan kariernya.

Alika Shafira mengawali perjalanan profesionalnya di industri musik pada 2024. Saat itu, kebiasaannya mengunggah video cover lagu di media sosial mempertemukannya dengan label musik yang kemudian membuka kesempatan untuk menekuni dunia tarik suara secara lebih serius.

“Aku sebenarnya dari kecil sudah suka nyanyi. Kayaknya sejak TK atau SD, karena keluargaku juga lumayan suka nyanyi,” ujar Alika Shafira.

Alika Shafira Tampil di Boleh Gigs, Kembangkan Karier Musik

Kecintaan terhadap musik yang tumbuh sejak kecil menjadi bekal awal baginya untuk memasuki industri musik profesional. Single Kita Berbeda yang dirilis pada 2024 menjadi langkah pertamanya dalam memperkenalkan karya orisinal kepada pendengar.

Lagu tersebut mengangkat kisah hubungan yang menghadapi banyak perbedaan setelah dijalani dalam waktu lama. Melalui tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Alika Shafira mulai membangun karakter bermusik dengan mengangkat pengalaman emosional sebagai bagian penting dalam karya-karyanya.

Penampilan di Boleh Gigs menjadi salah satu kesempatan bagi Alika Shafira untuk terus memperkenalkan dirinya kepada penonton. Bagi penyanyi yang tengah membangun karier, pengalaman tampil secara langsung memiliki peran penting untuk mengasah kepercayaan diri, mengembangkan interpretasi lagu, serta memahami dinamika pertunjukan.

Pengalaman panggung juga memberikan ruang bagi Alika Shafira untuk menerjemahkan karya rekaman ke dalam penampilan yang dapat dirasakan langsung oleh pendengar. Dalam proses tersebut, ia tidak hanya berusaha menjaga kualitas vokal, tetapi juga belajar menyampaikan emosi dan membangun suasana sesuai karakter setiap lagu.

Alika Shafira menyadari bahwa pengembangan diri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang penyanyi. Kemampuan bermusik perlu terus diasah melalui latihan, pengalaman tampil, dan keterbukaan untuk menerima masukan.

Prinsip tersebut sejalan dengan upayanya memperluas kemampuan, baik dalam membawakan lagu-lagu melankolis yang selama ini menjadi ciri khasnya maupun ketika mencoba materi dengan karakter musik berbeda.

Alika Shafira Tampil di Boleh Gigs, Kembangkan Karier Musik

Selain tampil di panggung, Alika Shafira juga memperkuat langkahnya melalui mini album atau extended play (EP) bertajuk Tentang Diriku. Karya yang berisi tujuh lagu ada yang berjudul Belum Waktunya Jatuh Cinta, Berakhir Sudah, Ternyata Kamu, Tersenyumlah, Tak Sama Lagi, dan Kau Tak Terganti (feat. Icha Aji dari Jikustik) menjadi tahap baru dalam perjalanan kreatifnya setelah merilis single perdana.

Dalam pengerjaannya, Alika Shafira berkolaborasi dengan sejumlah musisi, di antaranya Ferdi Tahir, Ica Aji dari Jikustik, Angga Anggoro, Yas, Ivan Alidian, dan Bemby Noor. Proses pengerjaan EP berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan. Selama periode tersebut, Alika mendapatkan kesempatan berdiskusi, bertukar gagasan, dan menyerap pengalaman dari para musisi yang telah lebih dahulu berkecimpung di industri musik.

Pengalaman kolaborasi itu memberinya wawasan baru tentang proses penggarapan lagu sekaligus membantunya mengenali potensi musikal yang dapat terus dikembangkan.

Salah satu lagu yang memiliki arti khusus baginya adalah Ternyata Kamu, karya yang ditulisnya sendiri. Lagu tersebut terinspirasi dari perasaan ketika jatuh cinta dan meyakini seseorang sebagai sosok yang akan disayangi sepanjang hidup.

Alika Shafira menjadikan lagu tersebut sebagai ruang untuk belajar menulis sekaligus menuangkan perasaan dan pikirannya ke dalam musik. “Kalau buat aku, Ternyata Kamu menjadi lagu andalan karena di lagu itu aku belajar menulis dan menuangkan semua yang ada di hati serta pikiran aku,” tuturnya.

Keterlibatan dalam penciptaan lagu menjadi pengalaman penting bagi Alika Shafira. Ia tidak hanya menjalankan peran sebagai penyanyi yang membawakan karya orang lain, tetapi juga mulai mengeksplorasi kemampuannya dalam menyusun cerita dan menyampaikan gagasan melalui lagu.

Alika Shafira Tampil di Boleh Gigs, Kembangkan Karier Musik

EP Tentang Diriku banyak menghadirkan lagu bertema patah hati, perpisahan, dan hubungan yang tidak berjalan sesuai harapan. Namun, Alika Shafira juga mencoba menghadirkan nuansa berbeda melalui lagu Belum Waktunya Jatuh Cinta yang memiliki karakter upbeat.

Lagu tersebut menjadi tantangan karena ia lebih terbiasa membawakan lagu mellow, melankolis, dan bertempo pelan. “Biasanya aku membawakan lagu mellow, melankolis, dan pelan-pelan. Lagu ini lumayan upbeat, jadi menjadi tantangan buat aku karena harus membangun mood yang lebih happy dan ceria,” ungkap Alika Shafira.

Pengalaman tersebut memperlihatkan upayanya untuk tidak terpaku pada satu karakter musik. Bagi Alika Shafira, mencoba lagu dengan tempo dan suasana berbeda menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan interpretasi sekaligus memperkaya pengalaman sebagai penyanyi.

Untuk menjaga kualitas vokalnya, Alika Shafira juga mengikuti kelas vokal bersama Ebi dan terus menjalani latihan secara intensif. Ia beberapa kali mencoba pelatih vokal berbeda untuk memperoleh referensi dan pendekatan latihan yang beragam. Kebiasaan belajar tersebut menjadi bagian dari upayanya menjaga konsistensi di tengah proses membangun karier musik.

Perjalanan Alika Shafira di industri musik juga mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. Sebagai anak pertama dari empat bersaudara, ia mengakui bahwa pada awalnya sang ibu sempat memiliki kekhawatiran mengenai pilihannya memasuki industri hiburan.

Namun, setelah melalui komunikasi dan meyakinkan keluarga tentang keseriusannya, dukungan tersebut semakin kuat. Kini, keluarganya justru kerap mengingatkan agar ia terus bersemangat, menghasilkan lagu baru, dan menjalani karier musik secara sungguh-sungguh.  Dukungan itu menjadi salah satu motivasi bagi Alika Shafira untuk terus berkembang. Ia juga menjadikan Tulus sebagai salah satu penyanyi Indonesia yang diidolakannya, sementara Adele menjadi penyanyi internasional yang kerap ia dengarkan.

Di tengah perjalanan tersebut, Alika Shafira berpegang pada prinsip untuk terus berlatih dan menjaga kerendahan hati. “Yang selalu aku ingat adalah terus latihan dan terus humble,” ucapnya.

Alika Shafira Tampil di Boleh Gigs, Kembangkan Karier Musik

Ke depan, Alika Shafira ingin kembali merilis album, menggelar showcase, serta menjalin kolaborasi dengan lebih banyak musisi. Ia juga memiliki target besar untuk menggelar konser sendiri sebagai salah satu pencapaian dalam perjalanan kariernya.

Melalui penampilan di Boleh Gigs, perilisan EP Tentang Diriku, dan proses belajar yang terus dijalaninya, Alika Shafira berupaya membangun fondasi karier yang kuat di industri musik Indonesia. Baginya, setiap panggung dan karya merupakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, menemukan karakter musikal, dan memperluas jangkauan pendengar.

Perjalanan tersebut menjadi bukti keseriusannya menapaki dunia musik secara bertahap, dengan harapan dapat terus menghadirkan karya yang relevan dan menjadikan musik sebagai medium untuk terhubung dengan banyak orang. (cahyo; foto tcs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *