Beritareportase.com – Ada cinta yang datang secepat kilat lalu pergi tanpa jejak. Namun ada pula cinta yang tumbuh perlahan, kemudian secara diam-diam menguat, bertahan dari usia belia hingga rambut mulai beruban. Kisah cinta jenis inilah yang coba diabadikan Rio Clappy lewat single terbarunya, “Belia”, yang resmi dirilis pada 16 Januari 2026.
Lewat lagu ini, Rio Clappy tidak sekadar menyanyikan romansa. Ia merangkai potongan hidup, menghadirkan memori tentang cinta pertama yang sederhana, polos, dan jujur, cinta yang mungkin bermula dari bangku sekolah, tatapan malu-malu, hingga janji kecil yang tak pernah benar-benar diucapkan, namun terasa nyata.
Secara lirik, “Belia” mengisahkan sepasang kekasih yang tumbuh bersama sejak usia remaja. Mereka belajar tentang arti setia, sabar, dan saling menerima. Tidak selalu manis, tidak selalu mudah, tetapi justru di sanalah kekuatan cinta itu diuji. Lagu ini seolah berbisik bahwa cinta sejati bukan soal seberapa besar gebyar yang ditampilkan, melainkan seberapa lama seseorang mau bertahan dan bertumbuh bersama.
Berbeda dari karya-karya Rio Clappy sebelumnya yang cenderung melankolis, “Belia” hadir dengan warna musik yang lebih ceria dan upbeat. Aransemen yang ringan, ritme yang hangat, serta melodi yang mudah melekat menciptakan suasana penuh kegembiraan, seperti perasaan pertama kali jatuh cinta. Ada rasa deg-degan, harap, sekaligus kebahagiaan murni yang jarang terulang di fase kehidupan berikutnya.

“Lagu ini adalah soundtrack bagi mereka yang menemukan cinta pertamanya dan berjuang untuk menjaganya tetap menyala,” ujar Rio Clappy.
“Aku ingin menghadirkan energi positif dan kebahagiaan murni yang terasa saat kita pertama kali jatuh cinta, sekaligus menunjukkan bahwa kebahagiaan itu bisa bertahan hingga kita tua, ” imbuh Rio Clappy.
Bagi Rio Clappy, “Belia” adalah perayaan cinta dalam bentuk paling sederhana. Ia mempersembahkannya untuk siapa pun yang pernah mencintai tanpa banyak tuntutan tanpa perlu drama besar, tanpa janji megah.
“Kadang dari hal-hal kecil itulah cinta justru tumbuh paling kuat,” ucap Rio Clappy.
Untuk melengkapi cerita dalam lagu, Rio Clappy juga merilis video lirik resmi di kanal YouTube miliknya. Visual yang ditampilkan dipenuhi wajah-wajah muda dengan nuansa cerah dan sentuhan nostalgia. Setiap adegan terasa seperti potongan ingatan, tentang masa remaja, persahabatan, dan cinta yang belum tercemar oleh kepentingan apa pun.
Single “Belia” menjadi kelanjutan perjalanan musikal Rio Clappy setelah kesuksesan “Bunga Abadi” yang dirilis pada 2024. Sejak awal kariernya, Rio dikenal konsisten menghadirkan lagu-lagu bertema cinta yang jujur dan dekat dengan keseharian pendengarnya. Tanpa pretensi berlebihan, ia memilih berceritadan justru di situlah kekuatannya.
Kini, melalui “Belia”, Rio Clappy seakan mengajak pendengarnya berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dewasa. Mengingat kembali masa-masa ketika cinta terasa ringan, ketika kebahagiaan bisa hadir hanya dari pesan singkat atau pertemuan singkat sepulang sekolah.
Lebih dari sekadar lagu cinta, “Belia” berpotensi menjadi lagu kebangsaan bagi pasangan yang telah menempuh perjalanan panjang bersama, sekaligus penyemangat bagi mereka yang masih memimpikan kisah cinta abadi. Dengan lirik yang menyentuh dan melodi yang akrab di telinga, lagu ini siap mengisi ruang-ruang personal pendengarnya, di perjalanan, di kamar, atau di antara kenangan lama yang kembali mengetuk.
Saat ini, single “Belia” telah tersedia di seluruh platform streaming musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube sejak 16 Januari 2026. Sebuah lagu sederhana, tentang cinta sederhana—namun dengan makna yang bertahan lama. (sulis)

+ There are no comments
Add yours