Jakarta ! BeritaReportase.com –
Menanggapi perkembangan situasi internasional terkait eskalasi konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran, Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran, mengajak masyarakat Jakarta untuk tetap tenang serta menjaga persatuan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Bang Azran menegaskan bahwa setiap konflik internasional tentu menjadi perhatian dunia. Namun, masyarakat tidak perlu bereaksi secara berlebihan terhadap berbagai informasi yang beredar.
“Saya mengajak seluruh warga Jakarta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi, baik di media sosial maupun platform lainnya. Situasi internasional memang memanas, tetapi Jakarta harus tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan penuh persaudaraan,” ujar Bang Azran.
Sebagai wakil daerah yang lahir dan besar di tanah Betawi, Bang Azran menekankan bahwa Indonesia secara konsisten memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip tersebut mengedepankan diplomasi serta penyelesaian konflik melalui dialog konstruktif.
“Bangsa kita sejak awal berdiri selalu mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan jalur diplomasi. Prinsip kemanusiaan dan perdamaian adalah fondasi yang tidak boleh kita tinggalkan. Mari jaga Jakarta. Jakarta kampung kita,” tegasnya.
Menurutnya, sebagai kota global sekaligus pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, Jakarta memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi isu internasional. Stabilitas sosial di Ibu Kota harus tetap terjaga agar aktivitas masyarakat berjalan normal dan kondusif.
“Jakarta adalah barometer nasional. Kita harus menunjukkan ketenangan, kedewasaan, dan solidaritas. Jangan sampai dinamika global memicu keresahan di tingkat lokal. Apalagi di bulan suci Ramadan, momentum ini seharusnya memperkuat persatuan dan empati antarsesama,” jelasnya.
Bang Azran juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya verifikasi data serta kepatuhan pada etika bermedia, agar tidak terjadi disinformasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Pemerintah tentu memantau perkembangan situasi secara cermat. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga ketertiban, memperkuat solidaritas, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” katanya.
Pada bagian akhir, Bang Azran menyoroti memanasnya kawasan Timur Tengah sebagai pengingat akan pentingnya perdamaian global. Konflik bersenjata selalu membawa dampak kemanusiaan yang luas dan menyisakan luka panjang bagi masyarakat sipil.
“Kabar di Timur Tengah menjadi pengingat bahwa perdamaian adalah kebutuhan bersama umat manusia. Kita tentu prihatin atas eskalasi yang terjadi. Namun sebagai warga Jakarta dan bagian dari bangsa Indonesia, sikap terbaik adalah mendoakan agar ketegangan segera mereda, serta memastikan kota kita tetap aman, tertib, dan harmonis,” tutup Bang Azran.
Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, ketenangan adalah kekuatan, persatuan adalah fondasi, dan solidaritas adalah jawaban. Jakarta harus tetap berdiri tegak sebagai simbol kedamaian Indonesia di mata dunia—kokoh, dewasa, dan tak tergoyahkan oleh badai geopolitik mana pun.
)**Tjoek / Foto Ist.

+ There are no comments
Add yours