Papua Barat ! BeritaReportase.com –
Senator Papua Barat, Filep Wamafma, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap karya-karya kreatif anak muda yang membangun kesadaran publik tentang Papua melalui medium seni dan film dokumenter. Dukungan tersebut secara khusus diberikan kepada film dokumenter Pesta Babi dan Teman Tegar Maira yang dinilai mampu menghadirkan narasi kemanusiaan, identitas budaya, serta realitas masyarakat adat Papua secara jujur, kritis, dan bermartabat.
Dalam keterangannya, Ketua Komite III DPD RI itu menegaskan bahwa film dokumenter bukan sekadar karya visual, melainkan medium penting untuk membuka ruang dialog publik yang lebih manusiawi tentang Papua di tengah berbagai dinamika pembangunan dan perubahan sosial yang terus berlangsung.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga suara kemanusiaan dan identitas budaya Papua agar tidak tenggelam oleh arus modernisasi maupun kepentingan investasi yang mengabaikan masyarakat adat.
“Papua bukan sekadar tanah yang dipandang dari kekayaannya, tetapi rumah kehidupan yang menyimpan martabat, budaya, dan suara kemanusiaan. Melalui film dokumenter Pesta Babi dan Teman Tegar Maira, kita diajak melihat Papua bukan hanya dari luka sejarah dan benturan pembangunan, tetapi juga dari harapan, keberanian, serta keteguhan masyarakat Papua menjaga identitasnya di tengah perubahan zaman,” ujar Filep Wamafma.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan di Papua tidak boleh hanya diukur melalui angka investasi maupun pembangunan infrastruktur semata. Senator Filep menilai, pembangunan yang sejati harus bertumpu pada penghormatan terhadap masyarakat adat, pelestarian lingkungan hidup, dan keberlanjutan ruang hidup generasi mendatang.
Penulis buku Masyarakat Adat Dalam Pusaran Investasi di Indonesia itu juga mengingatkan bahwa Papua memiliki kekuatan budaya dan nilai kemanusiaan yang harus dijaga bersama. Karena itu, setiap arah pembangunan harus melibatkan masyarakat adat sebagai subjek utama, bukan sekadar objek pembangunan.
“Film-film ini menjadi pengingat bahwa pembangunan sejati bukan sekadar menghadirkan investasi dan infrastruktur, melainkan memastikan keadilan, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, kelestarian alam, dan ruang hidup generasi masa depan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Senator Filep menegaskan dukungannya terhadap pembangunan yang benar-benar berpihak kepada rakyat Papua dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat secara adil dan berkelanjutan.
“Pembangunan harus menghadirkan kesejahteraan yang adil, melibatkan masyarakat adat sebagai subjek utama, serta menjaga tanah dan hutan Papua sebagai sumber kehidupan bersama. Kita membutuhkan investasi yang berkeadilan sosial dan berwawasan lingkungan, bukan investasi yang hanya menguntungkan segelintir orang saja,” tegasnya.
Apresiasi terhadap film Pesta Babi dan Teman Tegar Maira menjadi sinyal penting bahwa karya seni dan film dokumenter memiliki kekuatan besar dalam membangun empati publik, memperkuat kesadaran sosial, dan menjaga suara-suara yang selama ini kerap terpinggirkan.
Di akhir pernyataannya, Senator Filep Wamafma mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pegiat seni, komunitas budaya, hingga generasi muda Indonesia untuk terus memberi ruang bagi karya-karya kreatif yang menghadirkan nilai kemanusiaan, keberanian berpikir kritis, serta semangat menjaga martabat Papua melalui seni, budaya, dan film dokumenter.
Papua hari ini tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kesadaran, penghormatan, dan keberpihakan terhadap manusia serta alamnya. Dari layar dokumenter sederhana, suara Papua kembali diperdengarkan—lebih jujur, lebih manusiawi, dan lebih menyentuh hati bangsa.
Ketika seni berbicara tentang kemanusiaan, maka dunia tidak lagi melihat Papua hanya sebagai wilayah kaya sumber daya, tetapi sebagai tanah kehidupan yang menyimpan harapan, budaya, dan martabat yang wajib dijaga bersama.
)**Kr/ Tjoek / Foto Ist.

+ There are no comments
Add yours