Heri Batara Rilis Video Musik Rock We Are Not Fall In

Beritareportase.com – Setelah merilis single “We Are Not Fall In” di berbagai platform digital pada Mei 2026, rocker senior Heri Batara kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik cadas Indonesia. Mantan vokalis band rock legendaris Edane itu resmi meluncurkan video musik resmi untuk lagu terbarunya, sebuah karya visual yang memperkuat pesan suram sekaligus penuh perlawanan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.

Mengusung konsep live performance di dalam studio, video musik “We Are Not Fall In” menampilkan Heri Batara bersama para session player yang mendampinginya, yakni William Agathan pada gitar, Kemal Fasya di posisi drum, dan Indra sebagai bassist. Formasi tersebut sengaja ditampilkan layaknya sebuah band utuh sebagai penegasan identitas baru Heri Batara yang kini hadir bukan sekadar sebagai solois, melainkan sebuah proyek musik dengan format band yang solid.

Menurut Heri Batara, visual video sengaja dirancang dengan nuansa gelap dan penuh distorsi untuk merepresentasikan isi lagu yang sarat kegelisahan.

“Kita coba menampilkan visual video yang agak gelap dengan banyak distorsi untuk mewakili tema lirik lagu ‘We Are Not Fall In’ yang suram. Untuk konsep perform-nya memang sengaja dibuat band dalam formasi live, sekalian menunjukkan bahwa brand Heri Batara ini adalah sebuah format band,” ungkap Heri Batara.

Heri Batara Rilis Video Musik Rock We Are Not Fall In

Dari sisi produksi, proses pengambilan gambar berlangsung relatif cepat dan tanpa kendala berarti. Namun tantangan justru muncul ketika memasuki tahap pascaproduksi, terutama proses penyuntingan visual yang membutuhkan ketelitian tinggi agar sesuai dengan atmosfer lagu.

“Proses syutingnya cepat, yang agak memakan waktu justru di proses sesudahnya, yaitu saat memasuki proses editing. Ngeditnya agak PR dan harus dilakukan berulang-ulang,” kata Heri Batara.

Untuk mewujudkan konsep visual tersebut, Heri Batara mempercayakan kursi kreatif kepada PJ, sosok yang dipilih berdasarkan rekomendasi dari sejumlah rekan dekat. Bagi Heri Batara, PJ memiliki kemampuan menerjemahkan musik ke dalam bahasa visual yang kuat dan musikal.

“Saya pernah lihat video-video bikinan PJ ini sangat berasa musikal banget. Oleh karena itu saya putuskan untuk melibatkan dia, apalagi PJ ini enak diajak bekerja sama dan bisa menerima masukan,” jelas Heri Batara.

Secara musikal, “We Are Not Fall In” merupakan lagu yang ditulis Heri Batara bersama Mev. Lagu ini mengangkat keresahan terhadap berbagai janji dan narasi yang sering terdengar di berbagai sektor kehidupan. Melalui liriknya, pendengar diajak mempertanyakan kembali berbagai omongan yang belum tentu terbukti kebenarannya serta belajar untuk tidak terjebak mengulangi kesalahan yang sama.

Pesan tersebut dibalut dengan aransemen rock modern yang tetap mempertahankan karakter garang khas Heri Batara. Dalam proses penggarapan musik, Mev dipercaya menangani aransemen lagu, sementara Heri Batara berperan mengarahkan visi dan warna musik yang ingin dicapai.

“Pada single ‘We Are Not Fall In’ ini, untuk bagian aransemen dipegang Mev karena kebetulan dia yang punya kapasitas itu. Saya memantau dan memberikan masukan arah musiknya ke mana atau enaknya bagaimana,” ujar Heri Batara.

Heri Batara Rilis Video Musik Rock We Are Not Fall In

Lewat video musik ini, Heri Batara kembali memperlihatkan karakter vokal yang liar, keras, dan maskulin yang pernah melekat kuat saat dirinya memperkuat Edane dalam album “Jabrik” dan “Borneo”. Karakter tersebut menjadi penanda bahwa sang rocker belum kehilangan energi maupun semangat untuk kembali bersaing di industri musik rock nasional.

Baginya, perkembangan skena rock Indonesia saat ini justru semakin menarik dengan munculnya banyak musisi muda yang membawa warna baru.

“Peta musik rock tanah air masih sangat seru. Banyak musisi muda yang muncul membuat peta musik rock nasional jadi lebih semarak dan saya berusaha bisa ikut bermain di liga utama musik rock bersama mereka,” kata Heri Batara.

Optimisme yang sama juga disampaikan Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik. Sebagai sahabat lama sekaligus pihak yang membantu promosi dan distribusi digital karya-karya Heri Batara, ia melihat “We Are Not Fall In” sebagai langkah awal dari rangkaian rilisan yang telah dipersiapkan.

Menurutnya, fokus saat ini adalah memperkenalkan lagu tersebut melalui berbagai panggung pertunjukan, media sosial, radio streaming, hingga dukungan media daring. Dalam satu tahun ke depan, Heri Batara ditargetkan merilis lima hingga enam single sebelum akhirnya merangkum karya-karya tersebut dalam sebuah EP.

“Rencana terdekatnya sekarang adalah mensosialisasikan dan memperkenalkan single ‘We Are Not Fall In’ ke mana-mana, baik melalui banyak gigs, media sosial, radio streaming yang welcome terhadap genre musik rock, dan tentunya teman-teman media online yang telah banyak membantu. Dalam setahun ke depan kita usahakan Heri Batara bisa merilis lima sampai enam single yang lalu dilanjut dengan meluncurkan EP,” terang Fransiscus Eko.

Sementara itu, Heri Batara memastikan proses kreatifnya tidak akan berhenti pada satu lagu saja. Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah materi baru untuk dirilis dalam waktu mendatang. “Yang jelas saya akan terus menulis dan menyiapkan lagu-lagu berikutnya,” tutupnya.

Video musik “Heri Batara – We Are Not Fall In” yang diproduksi oleh Rock On Music dan Cadaazz Pustaka Musik sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube Cadaazz Pustaka Musik mulai Sabtu, 13 Juni 2026. Kehadiran video ini sekaligus menjadi penanda babak baru perjalanan Heri Batara dalam meramaikan kembali skena rock Indonesia dengan energi yang tetap keras, jujur, dan penuh karakter. (sulis)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours