Jakarta BeritaRepotase -Icha Yang Penyanyi Kelahiran Jember Terkenal Menjadi Penyanyi Mandarin Sangat Istimewa menjadi Terkenal Tampil di TV Cina Menjadi penyanyi pada awalnya hobi dari TK, SD, SMP, sampai SMA, yang kemudian kini berprofesi sebagai penyanyi profesional. Demikian dengan Icha Yang penyanyi kelahiran Jember yang terkenal menjadi penyanyi Mandarin dan bangga tampil di TV swasta Cina.
“Awalnya tertarik dunia nyanyi karena memang dari kecil sudah hobi nyanyi dari umur tiga setengah tahun sudah nyanyi dari Icha masih tinggal di Jember, jadi sudah hobi,“ kata Icha Yang menuturkan awal ketertarikannya terjun menjadi penyanyi, kepada wartawan, Jumat (6/9/2026)

Lebih lanjut, Icha menerangkan dirinya dalam ketertarikan dunia nyanyi. Masuk TK bahkan sudah ikut lomba-lomba, sudah punya piala. SD juga ikut lomba-lomba sudah dapat piala banyak. “Kelas 6 SD sudah jadi penyanyi dan sudah dibayar pertama kali, hanya tidak dikasih izin mama jadi harus tetap sekolah karena masih anak-anak, “ terangnya.
Menurut Icha, pada waktu sekolah SMP, dirinya juga sudah jadi penyanyi juga tapi jarang-jarang masih belum boleh jadi penyanyi profesional. “Jadi hanya ikut lomba-lomba saja, “ bebernya.
Icha menyampaikan dirinya masuk SMA sudah beranjak remaja sudah dibolehkan nyanyi jadi sekolah sambil nyanyi. “Sudah dapat bayaran, sekali nyanyi dapat 250 ribu, lumayan, “ tuturnya penuh rasa syukur.
Bagi Icha, karena dari kecil sudah cita-cita jadi artis, mulai menyanyi dari SD. “Pertama kali nyanyi lagu Mandarin, pertama kali dipercaya tampil menyanyikan lagu Mandarin ternyata cocok dengan karakter suara dan stage act, “ tegasnya.
Icha Yang Penyanyi Kelahiran Jember Terkenal Menjadi Penyanyi Mandarin & Bangga Tampil di TV Swasta Cina
Icha menyampaikan yang mendukung terjun ke dunia penyanyi. “Mama aku paling dukung karena, dari kecil sudah ikut lomba-lomba nyanyi dan yang anter mama. Kemudian sekarang ada bupati yang mendukung, walaupun Jember itu kota santri tp bupati tidak pernah membatasi dan sangat mendukung saya sebagai penyanyi mandarin, “ uraiannya.
Suka duka Icha menjadi penyanyi. “Sukanya banyak, aku bisa dapet pengalaman baru, di umur 24 tahun banyak hal yang sudah saya lakuin, dan aku gak menyesal gak bisa main sebagai anak muda, karena bisa dibilang sekarang aku menyicil untuk nanti tua aku tenang. Dukanya yang bikin mental aku down itu aku bukan orang keturunan Cina, dan diawal banyak penolakan untuk aku terjun ke lagu Mandarin ini, “ ujarnya.
Pengalaman Icha yang paling berkesan selama jadi penyanyi. “Suatu kebanggaan untuk saya warga Indonesia yang juga bukan keturunan Cina bisa tampil di TV Swasta Cina dan bisa berduet dengan artis terkenal disana di depan banyak penonton dan melihat mereka ikut menikmati bahkan menyanyikan lagu bersama saya. Ada rasa haru juga bahagia ketika lagu yang kita bawakan bisa menyentuh dan menghibur orang lain. Hal tersebut menjadi motivasi saya untuk terus bernyanyi, “ paparnya.
Icha mengakui idola dalam dunia nyanyi. “Saya mengidolakan salah satu penyanyi asal Taiwan A-lin dan beberapa lagu A-lin aku gunakan untuk perform, “ akunya.
Selain menyanyi, Icha hanya latihan nyanyi dengan band. “Sekarang lagi coba latihan koreographer, “ pungkas Icha Yang.(PRAY)















