The Art of Wine Journey 2.0, Menyelami Karakter Wine Australia di Pullman Jakarta Central Park

Beritareportase.com – Mengenal wine dapat menjadi perjalanan untuk memahami karakter rasa, tradisi, dan keahlian yang membentuk identitas sebuah produk. Pengalaman inilah yang ditawarkan Pullman Jakarta Central Park melalui The Art of Wine Journey 2.0, sebuah acara yang memperkenalkan keragaman wine Australia dari Wakefield Wines.

Berlangsung di BUNK Lounge & Bar pada Kamis, 15 Oktober 2026, acara ini memadukan sesi mencicipi wine, sajian canapé, dan hiburan musik dalam suasana elegan. Kolaborasi tersebut menghadirkan pengalaman lifestyle yang mengajak para tamu menikmati wine sekaligus memahami cerita di balik proses pembuatannya.

Daniel VanderHave selaku Direktur Regional Asia Wakefield Wines, memandu perjalanan mencicipi dengan memperkenalkan karakteristik, asal-usul, serta proses pembuatan wine dari produsen asal Australia tersebut.

Didirikan pada 1969, Wakefield Wines membawa tradisi pembuatan wine keluarga selama tiga generasi. Konsistensi dalam menonjolkan karakter varietas anggur dan wilayah tempatnya tumbuh menjadi bagian dari pendekatan produsen tersebut dalam menghadirkan wine dengan identitas tersendiri.

Dalam The Art of Wine Journey 2.0, Wakefield Wines menghadirkan lima pilihan wine dari lini Wakefield Estate dan St. Andrew. Deretan tersebut mencakup white wine dan red wine yang menawarkan karakter rasa berbeda.

The Art of Wine Journey 2.0, Menyelami Karakter Wine Australia di Pullman Jakarta Central Park

Wakefield Estate Sauvignon Blanc dan Wakefield Estate Chardonnay menjadi pilihan untuk mengeksplorasi karakter white wine. Sauvignon Blanc umumnya dikenal dengan profil segar, aroma buah, dan nuansa herbal, sedangkan Chardonnay memiliki karakter yang beragam, mulai dari buah segar hingga tekstur lebih kaya, bergantung pada wilayah dan teknik pembuatannya.

Pilihan berikutnya adalah Wakefield St. Andrew Riesling, varietas yang dikenal memiliki keasaman menonjol dengan karakter aroma yang dapat mengarah pada buah sitrus, bunga, dan buah batu.

Sementara itu, pengalaman mencicipi red wine diwakili Wakefield St. Andrew Shiraz dan Wakefield St. Andrew Cabernet Sauvignon. Shiraz umumnya menghadirkan karakter buah gelap dan rempah, sedangkan Cabernet Sauvignon dikenal dengan profil buah hitam, struktur tanin, dan cita rasa yang lebih tegas.

Perbedaan karakter tersebut memberikan gambaran mengenai luasnya spektrum cita rasa wine. Melalui sesi pengenalan yang dipandu langsung oleh perwakilan Wakefield Wines, para tamu memperoleh kesempatan untuk memahami wine bukan hanya dari rasanya, tetapi juga dari varietas anggur dan proses yang memengaruhi karakter akhirnya.

Kelima wine tersebut ditawarkan dengan harga Wakefield Estate Sauvignon Blanc dan Wakefield Estate Chardonnay masing-masing Rp750.000++, Wakefield St. Andrew Riesling Rp950.000++, serta Wakefield St. Andrew Shiraz dan Wakefield St. Andrew Cabernet Sauvignon masing-masing Rp1.000.000++.

Pengalaman wine semakin menarik melalui perpaduan dengan canapé yang disiapkan tim Food & Beverage Pullman Jakarta Central Park. Sajian dalam porsi kecil ini melengkapi perjalanan gastronomi dengan menghadirkan kombinasi rasa dan tekstur yang dapat dieksplorasi bersama wine.

Dalam praktik wine pairing, perpaduan makanan dan wine dapat membentuk pengalaman rasa yang berbeda. Keasaman, intensitas aroma, tekstur, serta karakter hidangan menjadi sejumlah unsur yang memengaruhi bagaimana wine dirasakan ketika dinikmati bersama makanan.

Pendekatan tersebut menjadikan sesi mencicipi lebih dari sekadar aktivitas mengenali rasa. Para tamu juga diajak menikmati hubungan antara wine dan kuliner, dua unsur yang kerap menjadi bagian dari tradisi gastronomi di berbagai negara.

Atmosfer acara semakin hidup dengan penampilan DJ Yosa yang menghadirkan musik bernuansa jazz. Alunan musik tersebut berpadu dengan suasana BUNK Lounge & Bar, menciptakan ruang pertemuan yang santai bagi para tamu dari kalangan korporat, media, dan influencer.

Bagi Pullman Jakarta Central Park, pengalaman menikmati wine berkaitan erat dengan cerita, keahlian, dan kebersamaan. Perspektif ini menjadi landasan penyelenggaraan The Art of Wine Journey 2.0, yang menggabungkan edukasi mengenai wine dengan pengalaman kuliner dan hiburan.

Diungkapkan oleh Sylvain Laroche selaku General Manager Pullman Jakarta Central Park, Sylvain Laroche, bahwa wine memiliki nilai yang melampaui apa yang tersaji di dalam gelas. “Wine bukan hanya tentang apa yang ada di dalam gelas, tetapi juga tentang kisah, keahlian, dan momen yang dibagikan bersama. Melalui The Art of Wine Journey 2.0, kami ingin menghadirkan pengalaman yang memungkinkan para tamu mengenal lebih jauh wine Australia sambil menikmati sajian kuliner dan suasana yang menyenangkan,” katanya.

The Art of Wine Journey 2.0, Menyelami Karakter Wine Australia di Pullman Jakarta Central Park

Melalui acara ini, Pullman Jakarta Central Park berupaya mempertemukan gastronomi, budaya, dan interaksi sosial dalam format yang relevan dengan gaya hidup urban. Kolaborasi bersama Wakefield Wines juga menjadi bagian dari upaya hotel menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu, di luar aktivitas bersantap pada umumnya.

Ke depan, Pullman Jakarta Central Park berharap dapat melanjutkan kolaborasi serupa melalui rangkaian pengalaman wine berikutnya. Inisiatif tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi para tamu untuk mengenal lebih banyak varietas, karakter rasa, serta tradisi pembuatan wine dari berbagai produsen.

Selain menghadirkan acara gastronomi dan wine, Pullman Jakarta Central Park menawarkan beragam fasilitas untuk menunjang kebutuhan wisatawan bisnis maupun rekreasi.

Hotel bintang lima yang berada di kawasan Podomoro City ini memiliki akses langsung ke Central Park Mall. Mengusung konsep desain Industrial Raw, interior hotel memadukan nuansa museum modern dengan elemen elegan kontemporer.

Pullman Jakarta Central Park memiliki 317 kamar dan suite. Untuk pilihan bersantap, tamu dapat mengunjungi Collage All Day Dining yang menyajikan hidangan internasional dan live cooking station, BUNK Lounge & Bar, serta The BOX Pool Bar & Terrace. Fasilitas kebugaran dan relaksasi juga tersedia melalui Fit & SPA, pusat kebugaran, hammam, sauna, kolam renang outdoor, dan Zen Garden.

Di sektor MICE, hotel ini menyediakan lebih dari 7.000 meter persegi ruang pertemuan fleksibel. Pullman Grand Ballroom memiliki luas sekitar 2.900 meter persegi dan dapat menampung hingga 5.000 tamu, bergantung pada konfigurasi acara. Fasilitas tersebut mendukung penyelenggaraan konferensi, pameran, resepsi pernikahan, gala dinner, hingga pertemuan korporat.

Melalui The Art of Wine Journey 2.0, Pullman Jakarta Central Park memperkuat posisinya sebagai destinasi yang menggabungkan akomodasi, gastronomi, dan aktivitas sosial. Pengalaman mencicipi wine Australia bersama Wakefield Wines menjadi salah satu cara untuk menikmati gaya hidup kontemporer sembari menyelami karakter rasa dan cerita yang menyertai setiap sajian. (cahyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *