Beritareportase.com – Kebahagiaan menyelimuti perayaan ulang tahun Efi Hendri dalam acara Efi Hendri & Fam Birthday Party yang berlangsung di Lume’ Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026). Dihadiri keluarga, sahabat, serta rekan-rekan dari berbagai komunitas, perayaan tersebut berlangsung meriah dengan lomba fashion, silaturahmi, dan obrolan seputar perjalanan berkarya di dunia hiburan.
Ulang tahun Efi Hendri sebenarnya jatuh pada 25 Oktober. Namun, perayaan baru digelar dua hari kemudian karena menyesuaikan ketersediaan tempat. Meski persiapannya terbilang singkat, yakni sekitar satu minggu, acara tersebut tetap berlangsung semarak berkat dukungan keluarga dan sahabat.
Efi Hendri mengaku bahagia melihat banyak teman yang menyempatkan diri hadir, meskipun acara berlangsung pada hari kerja. Baginya, kehadiran mereka merupakan bentuk perhatian dan dukungan yang sangat berarti.
“Alhamdulillah teman-teman hadir semua. Ramai teman-teman yang datang. Saya mengucapkan terima kasih banyak,” ujar Efi Hendri.
Dijelaskan oleh Efi Hendri, persiapan acara dibantu oleh anak-anak dan teman-temannya. Berkat kerja sama tersebut, perayaan yang dirancang dalam waktu singkat itu dapat menghadirkan suasana penuh keakraban sekaligus hiburan bagi para undangan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam perayaan tersebut adalah lomba fashion. Para peserta tampil dengan busana andalan masing-masing, menghadirkan beragam gaya yang membuat suasana semakin hidup.
Efi Hendri mengaku terkesan dengan penampilan para peserta. Ia menilai setiap orang memiliki pilihan busana yang menarik sehingga tidak mudah menentukan siapa yang paling menonjol.

“Malam ini spektakuler banget, ada lomba fashion dan lain-lain. Teman-teman saya antusias sekali karena mereka bagus-bagus banget. Sampai sulit memilihnya,” kata Efi Hendri.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para sahabat untuk menunjukkan kreativitas melalui penampilan sekaligus menikmati kebersamaan di luar kesibukan sehari-hari.
Menurut Efi Hendri, teman-teman yang hadir berasal dari beragam komunitas dengan jumlah anggota keseluruhan yang diperkirakan mencapai sekitar 160 orang. Mereka tetap menyempatkan diri datang selepas bekerja, meski perayaan tidak dilaksanakan pada akhir pekan.
Kemeriahan acara pun tidak hanya terletak pada rangkaian hiburannya, tetapi juga pada kesempatan untuk kembali bertemu, berbincang, dan menjaga hubungan persahabatan.
Bagi Efi Hendri, doa dan kasih sayang keluarga, terutama dari anak-anaknya, menjadi hal penting dalam perayaan tersebut. Ia tidak mempersoalkan hadiah tertentu karena perhatian dan doa dari orang-orang terdekat sudah menjadi kebahagiaan tersendiri.
Di tengah suasana ulang tahun, Efi Hendri juga membicarakan harapannya untuk kembali aktif mengembangkan proyek film. Ia membuka peluang melanjutkan perjalanan film My Name Is Efi, yang mengangkat dokumentasi kisah hidup dan perjuangannya.
Menurut Efi Hendri, kelanjutan proyek tersebut masih bergantung pada kesempatan memperoleh investor yang mendukung proses produksi. Ia berharap ada pihak yang tertarik untuk bekerja sama sehingga rencana itu dapat kembali diwujudkan.
Efi Hendri juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri kreatif. Baginya, kerja sama antara produser, sutradara, dan seniman dapat menjadi kesempatan untuk saling mendukung serta menghadirkan karya baru.
Keinginan melanjutkan proyek film tersebut sejalan dengan harapannya untuk tetap produktif di dunia hiburan. Ia ingin perjalanan hidup yang telah dituangkan ke dalam karya dapat terus diperkenalkan kepada masyarakat.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam My Name Is Efi adalah pengangkatan budaya Minang. Unsur budaya tersebut menjadi bagian dari cerita yang menggambarkan perjalanan hidup dan perjuangan Efi.
Sutradara Osga turut hadir dalam perayaan tersebut untuk memberikan dukungan kepada Efi Hendri. Ia mengenal Efi Hendri sebagai produser film My Name Is Efi dan berharap rekannya itu dapat terus berkarya di industri perfilman.
“Semoga sehat terus, panjang umur, sukses, dan banyak rezekinya. Harapan saya, tetap terus berkarya di bidang film,” ujar Osga.
Menurutnya, My Name Is Efi memiliki nilai tersendiri karena tidak hanya menceritakan biografi perjuangan Efi, tetapi juga mengangkat budaya Minang.
Ia berharap film tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan kreatif Efi sekaligus memberikan ruang bagi pengenalan budaya Indonesia melalui medium perfilman.

Dalam kesempatan itu, Efi Hendri juga menceritakan proyek terbarunya berjudul Golden Mom yang di sutradarai oleh Yudha D Rantau. Proyek tersebut sedang memasuki tahap pembuatan trailer dan berpeluang dikembangkan lebih lanjut.
Efi Hendri menjelaskan bahwa Golden Mom memiliki konsep berbeda dari My Name Is Efi. Ia mengaku lebih menyukai drama dengan konflik emosional yang kuat, sementara karya lain yang dilihatnya dalam kesempatan tersebut memiliki pendekatan komedi.
Kehadiran Osga dan para sahabat yang lain menjadi gambaran bagaimana pertemanan dan hubungan profesional dapat berjalan beriringan. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk ucapan selamat, tetapi juga harapan agar masing-masing pelaku kreatif terus mendapatkan kesempatan berkarya.
Selain perfilman, Efi Hendri juga terus mengembangkan minatnya di bidang musik. Ia mengungkapkan bahwa album musiknya sudah tersedia di YouTube, termasuk lagu berjudul “1, 2, 3, Kanan Kiri Oke” yang diciptakannya sendiri.
Efi Hendri menyebut masih memiliki beberapa lagu yang telah selesai dibuat dan kini tinggal memasuki tahap aransemen. Ia berharap karya-karya tersebut mendapat perhatian serta dukungan dari para pendengar.
Dengan terbukanya kesempatan di bidang film dan musik, Efi Hendri ingin terus mengeksplorasi potensi kreatifnya. Ia juga tidak membatasi diri pada satu jenis proyek, selama tersedia peluang untuk berkolaborasi dan menghasilkan karya.
Menutup perayaan ulang tahunnya, Efi Hendri menyampaikan harapan sederhana untuk masa mendatang. Ia ingin senantiasa sehat, memperoleh keberkahan, dan tetap memiliki kesempatan untuk berkarya.
“Semoga saya bisa berkarya dan berkarya lagi dan bermanfaat buat orang lain, bukan buat diri sendiri saja,” tutur Efi Hendri.
Harapan tersebut menjadi penegasan bahwa bagi Efi Hendri, perjalanan di dunia hiburan bukan semata-mata tentang pencapaian pribadi. Lebih dari itu, ia ingin setiap karya yang dihasilkan dapat memberikan manfaat, memperluas kolaborasi, serta menjaga semangat berkarya bersama keluarga, sahabat, dan rekan-rekan di industri kreatif. (sulis)










