Jakarta ! BeritaReportase.com –
Peresmian Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas transportasi publik di Ibu Kota. Kehadiran stasiun yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum FORKABI, Achmad Azran.
Bang Azran menilai, hadirnya Stasiun KRL JIS merupakan kabar baik bagi masyarakat Jakarta, terutama warga Jakarta Utara, pengguna Jakarta International Stadium (JIS), serta pendukung setia Persija Jakarta dan The Jakmania. Menurutnya, akses transportasi yang semakin mudah akan memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat.
“Sebagai orang Betawi yang lahir dan besar di Jakarta, saya memahami bahwa JIS bukan hanya sekadar stadion. JIS adalah kebanggaan warga Jakarta, rumah besar bagi Persija dan The Jakmania. Karena itu, akses transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi menjadi kebutuhan penting,” ujar Achmad Azran.
Menurutnya, pembangunan Stasiun KRL JIS menjadi bukti bahwa penguatan transportasi publik di Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih modern. Infrastruktur tersebut dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga, hiburan, sekaligus pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar.
Kemudahan akses menuju JIS melalui kereta rel listrik (KRL) juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Kondisi itu diyakini dapat membantu menekan kepadatan lalu lintas, terutama saat berlangsung pertandingan Persija maupun agenda besar lainnya.
“Kita mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus memperkuat konektivitas menuju JIS. Dengan pilihan transportasi publik yang semakin lengkap, masyarakat mendapatkan layanan perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau,” kata Bang Azran.
Namun, Bang Azran mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisiknya. Menurutnya, kualitas layanan dan pengelolaan transportasi juga menjadi faktor utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Yang perlu diperhatikan bukan hanya pembangunan stasiun dan jalurnya, tetapi juga kesiapan layanan. Frekuensi perjalanan perlu disesuaikan ketika ada pertandingan, pengaturan arus penonton harus diperbaiki, fasilitas pejalan kaki diperkuat, serta integrasi antarmoda harus berjalan optimal,” tegasnya.
Bang Azran berharap Stasiun KRL JIS dapat menjadi simpul transportasi modern yang terhubung dengan berbagai layanan publik seperti Transjakarta, moda transportasi regional, hingga akses menuju kawasan strategis Jakarta Utara.
Menurutnya, semakin mudah masyarakat menggunakan transportasi umum, semakin besar peluang Jakarta membangun budaya mobilitas yang tertib, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Setiap pertandingan Persija bisa menjadi contoh bahwa transportasi publik mampu menjadi pilihan utama masyarakat. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang membangun kebiasaan baru dalam perjalanan warga kota,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Umum FORKABI, Achmad Azran juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk The Jakmania, untuk menjaga fasilitas publik yang telah tersedia. Menurutnya, keberadaan infrastruktur harus dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kalau akses semakin baik, stadion semakin hidup, Persija semakin dicintai, dan Jakarta semakin maju. Stasiun KRL JIS adalah momentum penting untuk memperkuat budaya transportasi publik yang menjadi kebutuhan bersama,” pungkasnya.
Peresmian Stasiun KRL JIS bukan hanya menghadirkan akses baru menuju stadion, tetapi juga menjadi simbol perubahan wajah transportasi Jakarta. Infrastruktur yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat akan menjadi fondasi menuju kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.
)**Tjoek / Foto Ist.

+ There are no comments
Add yours