Beritareportase.com – Tahun 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan hidup Diva Dangdut Indonesia, Kristina. Tak hanya tetap berkarya di dunia musik yang telah membesarkan namanya, Kristina kini juga mantap menjalani kehidupan sebagai muslimah berhijab dan melebarkan sayapnya ke industri fashion melalui KD Hijab.
Keputusan menghadirkan KD Hijab bukan sekadar langkah bisnis semata. Di baliknya, tersimpan kisah perjalanan hijrah yang menginspirasi. Kristina mengaku keinginannya untuk memiliki usaha di bidang fashion sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, setelah berhijab, ia semakin mantap untuk menghadirkan produk yang dekat dengan kehidupan dan nilai-nilai yang kini dijalaninya.
“Alhamdulillah sekarang saya sudah berhijab. Dari situ saya berpikir, kenapa tidak membuat hijab saja? Sebenarnya keinginan untuk memiliki usaha di bidang fashion muslim sudah ada sebelum saya berhijab. Namun, di tahun 2026 ini saya benar-benar tergerak untuk membuka usaha hijab,” ungkap Kristina.
Bagi Kristina, hijrah bukan berarti membatasi langkah untuk terus berkarya. Justru sebaliknya, hijrah menjadi momentum untuk terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi orang lain.

Pelantun sejumlah lagu hits dangdut itu meyakini bahwa kehidupan tidak boleh dijalani secara monoton. Ia ingin terus mengembangkan potensi diri dan berani membuka peluang-peluang baru yang positif untuk masa depan.
“Kalau bisa, dalam hidup ini jangan monoton. Kalau sudah menyanyi dan kita bisa merambah ke bidang lain, kenapa tidak? Lebarkanlah sayap selebar mungkin kalau kita bisa. Tetap positive thinking dan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk ke depannya,” ujar Kristina.
Menurut Kristina, perjalanan karier seorang penyanyi tentu memiliki masanya sendiri. Karena itu, ia merasa penting untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan di masa mendatang.
“Kalau hanya mengandalkan dari menyanyi saja, tentu tidak mungkin selamanya. Menyanyi itu pasti ada masanya dan regenerasinya akan terus berganti. Jadi, kalau bisa menghasilkan cuan dari apa pun yang halal, kenapa tidak dilakukan,” tutur Kristina.
KD Hijab pun menjadi wujud rasa syukur sekaligus bentuk ikhtiarnya untuk menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama muslimah. Ia berharap apa yang dikenakannya sehari-hari dapat menjadi inspirasi bagi para penggemar dan masyarakat luas. “Saya ingin apa yang saya pakai juga disukai oleh mereka. Mudah-mudahan apa yang digunakan oleh seorang Kristina juga bisa sampai kepada para penggemar, masyarakat yang berhijab, maupun masyarakat lainnya,” kata Kristina.
Dalam merancang koleksi hijabnya, Kristina banyak mencari inspirasi dari perkembangan fashion muslim dunia yang dipadukan dengan karakter perempuan Indonesia. Baginya, tampil cantik tidak harus mahal ataupun berlebihan. Kesederhanaan justru mampu menghadirkan pesona tersendiri.
“Fashion seorang Kristina sekarang adalah simple, elegan, dan tentunya cantik. Perempuan itu identik dengan cantik, tetapi cantik itu tidak harus mahal,” ujar Kristina.
Ia juga memastikan perjalanan KD Hijab baru saja dimulai. Ke depan, Kristina berharap dapat menghadirkan berbagai produk fashion muslim lainnya secara bertahap. Baginya, semua proses membutuhkan waktu dan harus dijalani dengan kesabaran.
“Doakan saja. Kepakkan sayapmu selebar mungkin, tetapi semuanya harus melalui proses. Tidak bisa langsung besar begitu saja. Semuanya step by step. Namanya juga UMKM, jadi pelan-pelan, slowly but sure,” tutur Kristina.
Melalui hijrah dan langkah barunya di dunia fashion muslimah, Kristina membuktikan bahwa setiap fase kehidupan dapat menjadi kesempatan untuk terus berkarya dan menebarkan inspirasi. Bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga tentang keberanian untuk memulai sesuatu yang baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang.
“Bismillah, doakan ya. Semoga disukai dan semakin banyak penggemarnya. Semoga KD Hijab bisa diterima oleh masyarakat luas,” pungkas Kristina. (sulis)
















